Halaman

Selasa, 29 Januari 2013

Rangkaian Timer dengan Transistor


Rangkaian Timer dengan Transistor
Transistor merupakan komponen elektronika berbahan semikonduktor yang dapat digunakan sebagai penguat (amplifier) ataupun sebagai saklar (switching). Nah pada tulisan kali ini transistor akan digunakan sebagai pewaktu (timer) dengan dikominasikan dengan kapasitor.


Berikut rangkaian transistor sebagai timer


Komponen yang digunakan

- Transistor NPN dapat juga PNP (baiknya disusun Darlington)
- Kapasitor 2200 mikro Farad (semakin besar kapasitor semakin lama waktu delay yang dapat dibuat)
- Variabel resistor (semakin besar resistansi semakin lama waktu delay yang dapat kita atur)
- Resistor
- Beban (Dalam hal ni digunakan led)
- resistor
- saklar
- Baterry


Penjelasan rangkaian

Keika saklar dalam posisi NO (kapasitor terhubung singkat) ini artinya kapasitor melakukan pelepasan muatan yang ada di dalamnya, namun ketika saklar ditekan kapasitor melakukan pengisian samapi tegangan pada kapasitor mendekati tegangan suplly, setelah itu baru arus dapat mengalir ke basis transistor dan transistor dapat aktif dan lampu akan hidup, proses pengisian inilah yang dimanfaatkan untuk membuat waktu delay yang meunda lampu hidup untuk beberapa waktu.
Catatan: Untuk mengatur lama tidaknya waktu delay dilakukan dengan memperbesar atau memperkecil resistansi pada variabel resistor.
Gambar simulasi ketika lampu hidup


Rangkaian sensor cahaya | Sensor cahaya dengan LDR

Rangkaian sensor cahaya | Sensor cahaya dengan LDR

LDR (Light Dependent Resistor) merupakan salah satu komponen elektronika yang dapat berubah resistansinya ketika mendeteksi perubahan intensitas cahaya yang diterimanya sehingga LDR dapat juga dikatakana sebagai sensor cahaya, karakteristik dari LDR ini ialah LDR akan berubah resistansinya / tahanannya ketika terjadi perubahan cahaya yang dideteksinya.

Dengan karakteristik seperti itu, dengan menggunakan prinsip pembagi tegangan dalam merancang suatu sensor sederhana, dapat dibaca perhitungannya di artikel saya sebelumnya Prinsip Dasar Rangkaian Sensor, Rangkaian Sensor dengan Pembagi Tegangan. kita dapat merancang dan membuat rangkaian pendeteksi cahaya seperti pada bahasan sebelumnya telah dibahas rangkaian sensor suhu dengan thermistor.

Berikut rangkaian sensor cahaya

Rangkaian sensor cahaya | Sensor suhu dengan LDR

Komponen yang digunakan pada rangkaian sensor cahaya diatas

Baterry
LDR
Variabel reesistor
Transistor NPN 2N2222
Relay
Led 2 Buah

Penjelasan rangkaian sensor cahaya

Ketika LDR mendeteksi kenaikan suhu maka resistansi LDR akan mengecil dan ketika resistansi LDR lebih kecil dari resistansi variabel resistor sebagai pembagi tegangannya maka akan ada arus yang mengalir ke basis transistor, ketika itu juga relay akan aktif dan led merah [ sebagai indikator adanya cahaya] sebaliknya jika cahaya yang dideteksi LDR kecil maka resistansi pada LDR akan menjadi besar, dan ketika resistansi LDR lebih besar dari pembagi tegangannya dalam rangkaian kali ini variabel resistor maka tidak akan ada arus yang mengalir ke basis transistor, relay tidak aktif dan led hijau [ sebagai indikator tidak adanya cahaya ].

Rangkaian sensor cahaya | Ketika LDR tidak mendeteksi cahaya
Rangkaian sensor cahaya | Ketika LDR mendeteksi cahaya